By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Dana PI Di Kampar Diduga Dikorupsi, 6 Milyar Bangunan Aula Stanum Mubazir
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
KamparRiau

Dana PI Di Kampar Diduga Dikorupsi, 6 Milyar Bangunan Aula Stanum Mubazir

By Redaksi Published 29 Januari 2026
Share
1 Min Read
Ketua LPPNRI Kabupaten Kampar, Daulat Panjaitan
SHARE

KAMPAR, Juangsumatera.com – Sebagian kecil dana Participating Interest (PI) di Kabupaten Kampar yang diterima oleh PD Kampar Aneka Karya digunakan untuk pembagunan aula di Stanum Bangkinang 6 milyar.pada tahun 2024.

Sayangnya bangunan aula 2 lantai tersebut sampai saat ini tidak ada manfaat karena terbengkalai. Kuat dugaan pembagunan aula Stanum ditempat rekreasi tersebut terjadinya dugaan korupsi.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Kabupaten Kampar, Daulat Panjaitan kepada wartawan, Kamis (29/1/2026). “Kita menduga adanya korupsi dalam proses perencanaan sampai pengerjaan pembangunan aula Stanum,” tegasnya.

Diterangkan lebih lanjut oleh Daulat, bangunan 2 lantai yang terbengkalai pengerjaan nya , hanya baru siap tiang – tiang bangunan, untuk lantai 1 dan lantai 2 sudah di semen dan dinding bangunan hanya sebagian kecil siap.

Dikatakan nya lebih lanjut, terlalu besar mar up dalam proses pengerjaan pembagunan aula Stanum. Kita menduga kondisi tersebut sengaja dirancang untuk memperkaya diri atau pihak ketiga selaku pekerja bangunan tersebut.

“Uang 6 milyar bukan sedikit, tetapi hasil diluar dugaan kita bersama. Uang habis 6 milyar dan hasil bangunan tidak ada nilai manfaat nya,” terang Daulat.

Untuk diketahui aula Stanum dibangun disaat Dirut Perumda Kampar Aneka Karya, Syafruddin. (tim)

Redaksi 29 Januari 2026 29 Januari 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Dadan Hidayana : BGN Senang Kalau Ada Viral, Teguran Buat SPPG
Next Article Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KamparRiau

Pejabat Kampar Diduga Gadaikan Mobil Dinas 60 Juta

21 April 2026
KamparRiau

Perumdam Tirta Kampar Tingkatkan Pelayanan dan Kualitas Produksi

21 April 2026
KamparRiau

Disdikpora Kampar Akui Pembahasan Anggaran Guru Bantu Provinsi Tidak Ada

20 April 2026
KamparRiau

4 Bulan Tidak Gajian, Puluhan Guru Bantu Provinsi Datangi Kantor DPRD Kampar

20 April 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?