KAMPAR, Juangsumatera.com – Sampai saat ini ada 46 Desa di Kabupaten Kampar Provinsi Riau belum ikut Perangkat Desa nya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kampar, Herdian Rachmadi Juniawan diruangan kerjanya, Rabu siang (3/12/2025) kepada Juangsumatera.com. “Sampai saat ini 46 Desa di Kampar belum ikut BPJS Ketenagakerjaan untuk perangkat Desa,” ungkapnya.
Diterangkan lebih lanjut oleh Herdian Rachmadi Juniawan, dari 242 Desa di Kabupaten Kampar hanya 46 Desa belum ikut BPJS Ketenagakerjaan. 46 Desa tersebut tersebar hampir seluruh Kecamatan di Kabupaten Kampar. Paling banyak Desa yang tidak ikut BPJS Ketenagakerjaan Desa yang berada dipinggiran.
Mengenai kondisi tersebut kita telah berkoordinasi Dinas PMD Kabupaten Kampar. Bagi Desa yang belum ikut peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk Perangkat Desa nya agar ikut mendaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, harap Herdian Rachmadi Juniawan.
Bagi Desa yang tidak ikut BPJS Ketenagakerjaan yang rugi adalah Perangkat Desa nya. Ada 2 manfaat bagi Perangkat Desa yang ikut BPJS Ketenagakerjaan, pertama jaminan kecelakaan kerja dan Jaminan kematian untuk ahli waris dari Perangkat Desa yang meninggal dunia memperoleh santunan sebesar 42 Juta.
Manfaat kedua, yakni kecelakaan kerja, bagi Perangkat Desa yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan apabila mengalami kecelakaan kerja biaya pengobatan kecelakaan kerja ditanggung BPJS Ketenagakerjaan dan apabila meninggal dunia karena kecelakaan kerja maka anak – anak Perangkat Desa bisa dapat beasiswa dari BPJS Ketenagakerjaan, terangnya.
Ketika ditanya kenapa 46 Desa di Kampar belum ikut Perangkat Desa nya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan Herdian Rachmadi Juniawan mengatakan, bahwa alasan sejumlah Desa yang belum ikut peserta BPJS Ketenagakerjaan karena belum dianggarkan dan cara pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan mereka belum paham.
Untuk pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bisa dibayar di semua bank, POS dan di Brilink juga bisa dibayar. Kita tidak menerima pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan secara tunai.
Kita berharap bagi Desa yang belum membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan dan kita menunggu sampai akhir Desember untuk membayar nya.
Klaim BPJS Ketenagakerjaan untuk Perangkat Desa, BPD, RW dan RT pada tahun 2025 yang telah bayarkan, klaim jaminan hari tua 38 nominalnya 298 juta. Jaminan kecelakaan 282 klaim dengan nominal 520 juta. Jaminan kematian 54 klaim dengan nominal 1,7 milyar dan untuk beasiswa 18 orang anak dengan nominal 90 juta 500 ribu dan masih berjalan, terang Herdian Rachmadi Juniawan. (yl)


