KAMPAR, Juangsumatera.com – Warga Ridan Permai Pranoto (62) alias Bolot
tinggal di perumahan Athaya 1, RT 2 RW 10 Dusun Bukit Ridan Desa Ridan Permai Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Provinsi Riau ditemukan meninggal dunia dikebun sawit di Desa Siabu Kecamatan Salo (10/11/2025).
Menurut pantauan Juangsumatera.com dilokasi, bahwa posisi Pranoto terhempit oleh sepeda motor miliknya merek Honda Revo. Kondisi jasat Pranoto sudah menghitam dan sulit untuk dikenali.
Pranoto ditemukan pertama kali oleh salah seorang tukang panen sawit, Hadir warga perumahan Athaya 1 Desa Ridan Permai. Pranoto Ditemukan sekitar pada pukul 08.00 wib.
Haidir kepada Juangsumatera.com mengatakan, disaat saya sedang panen sawit milik Andre warga Athaya dan saya nampak sepeda motor dan saya dekati ternyata ada mayat.
Diterangkan lebih lanjut oleh Haidir, setelah itu saya laporkan kepada Andre atas penemuan mayat tersebut.
Sebelum nya, Pranoto (62) Warga Perumahan Athaya 1, RT 2 RW 10 Dusun Bukit Ridan Desa Ridan Permai Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Provinsi Riau sudah 1 Minggu hilang.
Pranoto alias Bolot, meninggalkan rumah semenjak Jum,at (31/10/2025), setelah sholat Jum,at. Pranoto meninggalkan rumah membawa sepeda motor Honda merek Revo.
Anak Pranoto, Herry Setyawan kepada wartawan dirumah nya, Jum,at (7/11/2025) mengungkapkan, ayah meninggalkan rumah semenjak hari Jum,at kemaren dan sampai sekarang sudah 1 Minggu ayah tak kunjung pulang kerumah.
“Dimana keberadaan ayah sekarang ini, kami sebagai anak tidak dapat kabar. Ayah disaat pergi meninggalkan rumah hanya membawa sepeda motor, parang dan sepatu kerja,” ungkapnya.
Biasa nya ayah membawa HP setiap pergi kerja mencari kayu, tetapi disaat pergi terakhir kemaren ayah tidak membawa HP. Kami sudah berusaha mencari, tetapi sekarang tak kunjung ketemu, katanya.
Diterangkan lebih lanjut oleh Herry Setyawan, kami merasa sedih karena ayah kami tak kunjung ditemukan dan apalagi ibu dalam keadaan sakit stroke sudah setahun lamanya.
“Mengenai Kehilangan ayah dan kami sudah melaporkan ke Polres Kampar pada hari Minggu (2/11) dan sampai saat ini belum ada laporan dari Polres Kampar untuk menemukan nya,” terang Herry Setyawan.
Bagi masyarakat yang menemukan ayah kami dan tolong dilaporkan kepada pihak Kepolisian. Kami sangat berharap ayah kami ditemukan dalam keadaan selamat, harap nya. (tim)


