By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Raja Ecommerce Akan Bagi-Bagi Duit Rp 19 T, Tuai Kritik Anggota DPR
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Raja Ecommerce Akan Bagi-Bagi Duit Rp 19 T, Tuai Kritik Anggota DPR

By Redaksi Published 8 Februari 2026
Share
2 Min Read
Photo ilustrasi
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Raksasa e-commerce Korea Selatan, Coupang, mengumumkan rencana pembagian dana kompensasi senilai 1,69 triliun won atau sekitar Rp19 triliun kepada para penggunanya. Kebijakan ini diambil menyusul kebocoran data berskala besar yang terjadi di platform tersebut pada bulan lalu.

Mengutip laporan Reuters, Minggu (8/2/2026) dan dilansir dari CNBC Indonesia, dana kompensasi itu akan diberikan kepada sekitar 33,7 juta pemilik akun Coupang. Perusahaan menjelaskan, setiap pengguna akan menerima voucher senilai 50.000 won atau sekitar Rp581.000, yang dapat digunakan di ekosistem layanan Coupang.

Namun, langkah tersebut menuai kritik dari sejumlah pihak, termasuk anggota parlemen Korea Selatan. Anggota DPR dari Partai Demokrat, Choi Min-hee, menilai kupon kompensasi tersebut tidak sepenuhnya berpihak pada konsumen.

“Voucher itu sebagian besar hanya bisa digunakan untuk layanan yang kurang populer atau bahkan sulit dimanfaatkan oleh pengguna,” ujar Choi. Ia menuding Coupang berupaya mengubah krisis kebocoran data menjadi peluang bisnis baru.

Kritik serupa juga datang dari Dewan Nasional Organisasi Konsumen Korea. Kelompok advokasi konsumen itu menilai skema kompensasi Coupang justru meremehkan tingkat keparahan insiden kebocoran data yang dialami jutaan pengguna.

“Mekanisme ini lebih menyerupai alat pemasaran untuk mendorong belanja tambahan, bukan bentuk ganti rugi yang layak bagi konsumen,” ujar perwakilan organisasi tersebut, seperti dilaporkan Reuters.

Menanggapi kritik yang berkembang, Coupang menyatakan tidak akan memberikan komentar lebih lanjut terkait kebijakan kompensasi tersebut. Sikap diam perusahaan ini semakin memicu sorotan publik dan parlemen di negara tersebut.

Parlemen Korea Selatan pun berencana menggelar sidang khusus selama dua hari untuk membahas kasus kebocoran data Coupang beserta respons perusahaan terhadap para penggunanya.

Sebelumnya, pendiri Coupang, Kim Bom, telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas insiden pelanggaran data tersebut. Ia juga berjanji akan mempercepat proses kompensasi bagi pengguna terdampak. Namun, saat itu Kim Bom menolak hadir dalam sidang parlemen dengan alasan memiliki komitmen lain yang telah dijadwalkan sebelumnya. (mkh/mkh/red)

Redaksi 8 Februari 2026 8 Februari 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article AS Tuding China Gelar Uji Coba Rahasia
Next Article Kapal-kapal Mangkrak di Muara Angke Mulai Dipindahkan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Penembak Jenderal Rusia Ditangkap di Dubai Setelah Melarikan Diri

8 Februari 2026
Nasional

Kapal-kapal Mangkrak di Muara Angke Mulai Dipindahkan

8 Februari 2026
Nasional

AS Tuding China Gelar Uji Coba Rahasia

7 Februari 2026
Nasional

Kapal Tanker di Perairan Teluk Disita Garda Revolusi Iran

6 Februari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?