By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Prabowo Tak Terima RI Tak Bisa Produksi Mobil, Motor, Hingga Komputer
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Prabowo Tak Terima RI Tak Bisa Produksi Mobil, Motor, Hingga Komputer

By Redaksi Published 10 November 2024
Share
3 Min Read
Prabowo Subianto
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Presiden Prabowo Subianto menginginkan agar Indonesia memiliki kemandirian produksi dalam negeri. Prabowo mengaku tak terima jika RI tidak bisa membuat mobil, motor, hingga komputer sendiri.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo saat memberikan arahan di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/11). Acara itu mengusung tema Implementasi Asta Cita Menuju Indonesia 2024.

Prabowo menyatakan Indonesia merupakan negara terbesar keempat di dunia yang dititipkan oleh Tuhan dengan segala kekayaan alam yang tidak dimiliki bangsa lain. Untuk itu, Prabowo merasa tidak puas bangsa Indonesia tidak bisa memproduksi mobil atau motor hingga komputer sendiri.

“Terus terang saja, saya dalam hati, saya tidak mau terima bahwa bangsa keempat di dunia, bangsa yang diberi kekayaan begitu besar oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, dikasih semua elemen untuk menjadi negara maju tidak bisa bikin mobil, tidak bisa bikin motor, tidak bisa bikin komputer, saya tidak terima,” kata Prabowo, sebagaimana tertulis dalam siaran persnya, Sabtu (9/11/2024) dikutip dari detiknews.

Lebih lanjut Prabowo bersyukur diberi amanah rakyat untuk memimpin Indonesia lima tahun ke depan. Dengan begitu, ia bertekad mewujudkan Indonesia menjadi negara maju.

“Saya bersyukur, saya berterima kasih, saya diberi kesempatan untuk memimpin pemerintah Indonesia 5 tahun yang akan datang. Saya bersyukur karena sekarang saya diberi kesempatan untuk mengarahkan, untuk mewujudkan hal-hal yang saya anggap kritikal bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia,” tutur Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga berpesan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk kompak. Ia meminta semua pejabat dan daerah menggunakan kewenangan yang dimiliki hanya untuk kepentingan rakyat.

“Para pengambil keputusan (di) seluruh Indonesia, nasib bangsa Indonesia di pundak Saudara-saudara sekalian, di pundak kita,” kata Prabowo.

“Saya mengajak, ayo, 5.000 sekian (pejabat), kalau kita kompak, kalau kita bersatu, kalau kita pusatkan pikiran kita, kepintaran kita, pengalaman kita, wewenang, dan kekuasaan yang ada di kita, kita pakai untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat kita, saya kira Indonesia akan maju lebih cepat,” lanjut Prabowo.

Lebih lanjut Prabowo juga berpesan agar semua pejabat menjaga nama baik masing-masing. Prabowo mengutip peribahasa ‘harimau mati meninggalkan belang dan manusia mati meninggalkan nama’.

“Ajaran nenek moyang kita, harimau meninggal meninggalkan belang. Kalau kita meninggal, kita meninggalkan nama,” kata Prabowo.

“Hendaknya marilah kita berupaya meninggalkan nama yang baik untuk keluarga kita. Orang tua kita biar bangga. Anak-anak kita. Cucu-cucu kita juga bangga,” lanjut Prabowo.

Prabowo pun mengingatkan agar rezeki yang didapatkan dari kerja keras harus disisihkan untuk membantu orang yang kesulitan. “Jadi tolong, Saudara-saudara selalu ingat betapa penting nama kita. Dan betapapun harta yang kita miliki, pada saat dipanggil Tuhan, kita berangkat telanjang,” jelasnya. (eva/taa/tim)

Redaksi 10 November 2024 10 November 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Qatar Akhirnya Tunda Mediasi Gencatan Senjata di Gaza
Next Article Asisten III Pimpin Upacara Bendera Peringatan Hari Pahlawan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Nasional

Dadan Hidayana : BGN Senang Kalau Ada Viral, Teguran Buat SPPG

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?