By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Perundingan AS dan Iran, Muncul Pernyataan Tak Terduga
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Perundingan AS dan Iran, Muncul Pernyataan Tak Terduga

By Redaksi Published 18 Februari 2026
Share
4 Min Read
Bendera AS dan Iran
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Putaran terbaru perundingan tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat kembali membuka secercah harapan bagi upaya meredam krisis nuklir yang telah lama membayangi kawasan Timur Tengah.

Teheran menilai pembicaraan kali ini berlangsung lebih konstruktif dibandingkan pertemuan sebelumnya, meski belum menghasilkan kesepakatan final.

Perundingan yang digelar di Jenewa melalui mediasi Oman itu berlangsung sekitar tiga setengah jam. Fokus utama pembahasan adalah syarat-syarat agar Iran bersedia membatasi program nuklirnya di bawah pengawasan badan inspeksi nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Belum ada pernyataan resmi dari delegasi AS. Namun, Washington diperkirakan tetap melanjutkan pengerahan kekuatan militernya di kawasan menjelang putaran berikutnya yang dijadwalkan sekitar dua pekan lagi, dengan tujuan menjembatani perbedaan posisi kedua pihak.

Pembicaraan ini berlangsung di tengah pesan-pesan yang saling bertolak belakang dari Presiden AS Donald Trump. Di satu sisi, Trump menyatakan keyakinannya bahwa Iran menginginkan kesepakatan, namun di sisi lain ia menegaskan kembali peningkatan kehadiran armada laut AS di wilayah sekitar Teluk.

Di dalam negeri Iran sendiri, suasana emosional menyelimuti masyarakat. Ribuan orang menghadiri upacara peringatan 40 hari bagi korban tewas dalam gelombang protes terbaru, sesuai tradisi berkabung Syiah.

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengakui bahwa sejumlah warga yang kebetulan melintas ikut menjadi korban. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, terlihat terpukul saat menghadiri upacara di Mashhad, menatap deretan foto korban yang memenuhi lokasi acara.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan setelah perundingan bahwa “kesepakatan telah dicapai mengenai prinsip-prinsip panduan umum”.

“Suasana dalam putaran perundingan ini lebih konstruktif. Kemajuan yang baik telah dicapai dibandingkan dengan pertemuan pertama. Kedua pihak memiliki posisi yang membutuhkan waktu untuk saling mendekat. Jalan menuju kesepakatan telah dimulai, tetapi itu tidak berarti kita bisa segera mencapai kesepakatan,” katanya, dilansir The Guardian, Rabu (18/2/2026) dan dikutip dari CNBC Indonesia.

Araghchi menyebut tujuan berikutnya adalah saling bertukar teks draf kesepakatan, sebelum menetapkan tanggal pertemuan lanjutan.

Sementara itu, Khamenei menanggapi kehadiran kapal perang AS di lepas pantai Oman, di seberang Teluk dari Iran, dengan menyatakan bahwa AS tidak akan mampu menghancurkan Republik Islam. Ia bahkan mengeluarkan pernyataan bernada ancaman.

Menurutnya, kapal perang memang berbahaya, tetapi yang lebih berbahaya daripada kapal perang adalah senjata yang bisa mengirimkannya ke dasar laut. Ia juga menegaskan Iran tidak akan terlibat dalam perundingan “bodoh” yang hasilnya sudah ditentukan, yakni melarang Iran memiliki energi nuklir.

Iran juga mengumumkan sebagian Selat Hormuz akan ditutup pada Selasa untuk latihan tembak langsung angkatan laut. Penutupan penuh jalur sempit yang dikuasai Iran itu akan berpotensi melumpuhkan arus pelayaran komersial dunia.

Sepanjang perundingan, yang putaran pertamanya berlangsung pada 6 Februari, Iran menegaskan tidak akan membahas program rudal balistik maupun dukungannya terhadap kelompok-kelompok sekutu di kawasan. Dalam pidatonya di PBB, Araghchi menyatakan Iran tidak mencari senjata nuklir dan menekankan kesediaannya bekerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Sebagai gantinya, Iran menawarkan rencana untuk mengencerkan stok 40 kilogram uranium yang telah diperkaya hingga 60%, serta memberikan akses bagi IAEA ke fasilitas nuklir yang rusak akibat pemboman. Uranium dengan tingkat pengayaan 60% mendekati kualitas senjata dan tidak dibutuhkan untuk program nuklir sipil. (red)

Redaksi 18 Februari 2026 18 Februari 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Pemkab Kampar Siap Dukung Progam Pemerintah Pusat
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Trump Akhirnya Menyerah ke Xi Jinping, Tak Kuat Lawan China

17 Februari 2026
Nasional

Trump Ungkap Fakta Baru Soal Board of Peace

17 Februari 2026
Nasional

Mensos : 11 Juta BPJS PBI Dinonaktifkan, 40 Ribu Ajukan Reaktivasi

16 Februari 2026
Nasional

Awal Puasa Ramadhan Berpotensi Berbeda, Sidang Isbat 2026 Besok

16 Februari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?