BANJAR, Juangsumatera.com – Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf mengatakan, Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) memasak sekitar 16.000 porsi makan per hari untuk kebutuhan pangan korban banjir di tiga posko pengungsian di daerah itu.
“Tiga posko disebar, posko pertama menyediakan 5.000 porsi, kedua 6.000 porsi, dan posko terakhir sekitar 5.000 porsi,” kata dia saat meninjau dapur umum di Posko Puskesmas Sungai Tabuk di Banjar, Minggu (4/11/2025) dikutip dari ANTARA.
Ia menyampaikan terima kasih kepada puluhan relawan yang bekerja keras meluangkan waktu untuk menyiapkan makanan bagi ribuan korban banjir di daerah itu. “Terima kasih atas kesediaan para relawan sudah ikut menangani bencana banjir ini, kami tidak sendirian,” katanya.
Ia memberikan semangat kepada para relawan dan meluangkan waktu memasak bersama para relawan. Pada hari ini, dapur umum di Posko Puskesmas Sungai Tabuk tersebut menyediakan berbagai menu makanan pokok nasi dengan lauk pauk, seperti daging ayam, sapi rendang, serta sayuran.
Dia mengatakan dapur umum ini merupakan kolaborasi Kemensos dan pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan unsur lainnya untuk menyediakan makan sehari-hari bagi korban yang mengungsi. Menu makanan juga dibagikan kepada warga yang memilih bertahan di rumah meski dalam kondisi banjir.
“Setiap masa darurat memang kita sediakan dukungan logistik, termasuk makanan siap saji, pakaian, tenda, kasur, dan kebutuhan lain yang darurat. Oleh karena itu, dapur umum ini sangat penting agar kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi selama kondisi darurat,” ujar Mensos Saifullah. (red)


