By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Kesabaran Habis, Trump Ultimatum Putin Damai 50 Hari atau Kena Sanksi
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Hukrim

Kesabaran Habis, Trump Ultimatum Putin Damai 50 Hari atau Kena Sanksi

By Redaksi Published 15 Juli 2025
Share
3 Min Read
Donald Trump dan Vladimir Putin
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan tenggat waktu 50 hari kepada Rusia untuk mengakhiri perang di Ukraina. Jika tidak, Moskow akan menghadapi sanksi ekonomi baru yang disebut akan sangat ketat.

Pernyataan ini disampaikan Trump saat bertemu Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Gedung Putih pada Senin (14/7/2025) dikutip dari CNBC Indonesia.

Kami akan menerapkan tarif sekitar 100 persen jika tidak ada kesepakatan dalam 50 hari,” tegas Trump, seperti dikutip AFP pada Selasa (15/7/2025). Ia menambahkan, tarif ini juga akan berlaku bagi mitra dagang Rusia, sebagai sanksi sekunder yang dirancang untuk menutup celah dukungan ekonomi Moskow.

Trump juga mengumumkan rencana pasokan persenjataan baru ke Ukraina lewat NATO. Dalam skema ini, aliansi militer akan membeli senjata dari AS, termasuk sistem pertahanan udara Patriot, untuk kemudian disalurkan ke Kyiv.

“Peralatan militer senilai miliaran dolar ini akan dibeli dari Amerika Serikat dan segera didistribusikan ke medan perang,” ujar Trump.

Langkah ini sekaligus meredam kritik terhadap Trump yang selama ini dianggap terlalu lunak terhadap Rusia. “Saya sangat, sangat tidak senang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kesabaran saya sudah habis,” ujarnya.

Meski sempat mencoba menjalin hubungan dengan Putin di awal masa jabatan keduanya, Trump mengaku kini mulai kehilangan keyakinan. Ia bahkan menyebut peran Ibu Negara Melania Trump dalam membantunya melihat eskalasi yang dilakukan Rusia.

“Saya bilang ke Melania, ‘Saya bicara dengan Vladimir hari ini, pembicaraan luar biasa.’ Dia jawab, ‘Oh ya? Kota lain baru saja diserang,'” cerita Trump.

Trump juga mengakui bahwa ia merasa sudah empat kali hampir mencapai kesepakatan damai dengan Putin, namun semuanya gagal.

Menanggapi ultimatum Trump, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas menilai langkah tersebut positif namun terlalu lambat. “Lima puluh hari adalah waktu yang sangat lama jika kita melihat mereka membunuh warga sipil tak berdosa setiap hari,” kata Kallas.

Di Kyiv, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyambut baik komitmen Trump. Dalam pertemuan dengan utusan khusus AS Keith Kellogg, Zelensky menyampaikan terima kasih atas dukungan terbaru dari Washington.

Sementara itu, Rusia mengklaim telah merebut dua desa baru di wilayah Donetsk dan Zaporizhzhia, serta melancarkan serangan mematikan di Kharkiv dan Sumy yang menewaskan sedikitnya tiga warga sipil.

Di tengah ketegangan, Zelensky juga mengusulkan perombakan besar di jajaran pemerintah, dengan mencalonkan Menteri Ekonomi Yulia Svyrydenko sebagai perdana menteri baru. “Ukraina sedang menghadapi masa krusial,” tulis Svyrydenko di media sosial. (tfa/tfa/red)

Redaksi 15 Juli 2025 15 Juli 2025
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Kejagung Periksa Lagi Nadiem Hari ini, Terkait Kasus Laptop Pendidikan
Next Article Harga Minyak Anjlok Disaat Trump Ancam Sanksi Baru Minyak Rusia
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hukrim

Interpol  Terbitkan Red Notice Buron Kasus Minyak Riza Chalid

1 Februari 2026
Hukrim

Pembeking Situs Judol Agar Tak Diblokir Kominfo Ajukan Kasasi ke MA

31 Januari 2026
Hukrim

Warga Tapung Hulu Kena Begal, Sepeda Motor Dibawa Kabur Pelaku

31 Januari 2026
Hukrim

Sengketa Lahan 50 Hektar di Kampar, Polisi Olah TKP

31 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?