By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Kapal Tanker di Laut Merah Dirudal
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Kapal Tanker di Laut Merah Dirudal

By Redaksi Published 1 September 2025
Share
2 Min Read
Photo ilustrasi kapal terbakar terkena rudal
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.cm — Kelompok Houthi di Yaman pada Senin (1/9/2025) mengklaim telah menembakkan rudal ke sebuah kapal tanker di Laut Merah, hanya beberapa hari setelah perdana menteri mereka tewas akibat serangan Israel.

Kelompok yang didukung Iran itu menyatakan menargetkan kapal berbendera Liberia, Scarlet Ray, dan mengklaim mengenai sasaran secara langsung. Houthi sebelumnya menenggelamkan dua kapal tanker pada Juli lalu.

Namun, UK Maritime Trade Operations (UKMTO) menyebut serangan itu meleset. Menurut perusahaan keamanan maritim Ambrey, kapal tersebut dimiliki oleh Israel.

UKMTO mengatakan awak kapal melihat cipratan air di dekat kapal mereka dari proyektil tak dikenal dan mendengar ledakan keras. “Seluruh kru selamat dan kapal tetap melanjutkan perjalanannya,” demikian pernyataan UKMTO, dikutip dari CNN Indonesia.

Houthi pada Sabtu lalu mengumumkan bahwa perdana menteri mereka, Ahmed Ghaleb Nasser al-Rahawi, bersama sejumlah pejabat lainnya tewas dalam serangan udara Israel dua hari sebelumnya.

Sehari setelah pengumuman itu, menyerbu masuk ke kantor PBB dan menahan sebanyak 11 staf. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyerukan agar para pekerja tersebut segera dibebaskan tanpa syarat.

Utusan PBB untuk Yaman, Hans Grundberg, mengungkapkan bahwa Houthi sebelumnya sudah menahan 23 personel PBB, sebagian sejak 2021 dan 2023.

Houthi mengklaim penahanan pada Juni 2024 terkait jaringan mata-mata Amerika-Israel yang beroperasi dengan kedok organisasi kemanusiaan, tuduhan yang dengan tegas dibantah oleh PBB.(zdm/bac/red)

Redaksi 1 September 2025 1 September 2025
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Usai Rumahnya Dijarah, Sri Mulyani Buka Suara
Next Article 1.240 Orang Ditangkap Diduga Terkait Kericuhan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Tokoh

1 Februari 2026
Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?