By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Kabinet Israel Akan Menggelar Rapat Menyetujui Gencatan Senjata
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Kabinet Israel Akan Menggelar Rapat Menyetujui Gencatan Senjata

By Redaksi Published 26 November 2024
Share
3 Min Read
Kehancuran di Lebanon Selatan karena digempur Israel
SHARE

TEL AVIV, Juangsumatera.com – Kabinet pemerintahan Israel akan menggelar rapat untuk menyetujui kesepakatan gencatan senjata dengan Hizbullah. Informasi soal rapat itu mencuat setelah Amerika Serikat, sekutu dekat Tel Aviv, menyatakan keyakinan soal kesepakatan gencatan senjata semakin dekat meskipun negosiasi masih berlangsung.

Seorang pejabat Lebanon yang enggan disebut namanya, seperti dilansir Reuters dan Al Arabiya, Selasa (26/11/2024) dan dikutip dari detiknews, mengungkapkan bahwa otoritas Beirut telah diberitahu oleh Washington jika kesepakatan gencatan senjata itu bisa diumumkan “dalam beberapa jam.

Para pejabat Israel sebelumnya menyebut bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang semakin dekat meskipun masih ada beberapa persoalan, sedangkan dua pejabat senior Lebanon menyuarakan optimisme bahkan ketika serangan Tel Aviv kembali menghantam negara tersebut.

Laporan situs berita AS, Axios, yang mengutip seorang pejabat senior AS yang tidak disebutkan namanya, menyebut Israel dan Lebanon telah menyetujui persyaratan untuk kesepakatan itu.

Secara terpisah, seorang pejabat senior Israel menuturkan kepada Reuters bahwa rapat kabinet Israel pada Selasa (26/11) dimaksudkan untuk menyetujui kesepakatan gencatan senjata itu.

Duta Besar Israel untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Danny Danon, mengatakan, Tel Aviv akan mempertahankan kemampuan untuk menyerang wilayah Lebanon bagian selatan berdasarkan perjanjian apa pun.

Kantor Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu menolak untuk mengomentari laporan Axios tersebut.
AS terus mendorong tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran selama setahun terakhir, yang terjadi bersamaan dengan perang yang berkecamuk antara Tel Aviv dan Hamas di Jalur Gaza.

Seorang diplomat Barat menyebut hambatan lainnya adalah penarikan mundur pasukan Israel, pengerahan militer Lebanon dan pemulangan warga Lebanon yang mengungsi dari rumah-rumah mereka di wilayah selatan negara tersebut.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional pada Gedung Putih, John Kirby, mengatakan pada Senin (25/11) bahwa AS meyakini kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah semakin dekat meskipun negosiasi masih berlangsung.

Kami meyakini bahwa kami telah mencapai titik di mana kami sudah dekat,” ucap Kirby saat berbicara kepada wartawan setempat, sembari menambahkan bahwa: Kami belum sampai di sana.

“Kami meyakini bahwa jalurnya menuju ke arah yang sangat positif — namun sekali lagi, tidak ada yang tuntas hingga semuanya selesai dilakukan, tidak ada yang bisa dinegosiasikan hingga semuanya telah dinegosiasikan,” sebutnya.

Dia menambahkan bahwa Presiden Joe Biden memantau kemajuan perundingan gencatan senjata “dengan sangat cermat” dan melakukan kontak langsung dengan Utusan AS Amos Hochstein, yang mengunjungi Beirut pekan lalu.

Sementara itu, mengenai laporan media soal Biden dan Presiden Prancis Emmanuel Macron akan mengumumkan kesepakatan gencatan senjata itu ke publik pada Selasa (26/11), Kirby enggan berkomentar. Dia hanya mengatakan bahwa kedua pemimpin membahas konflik Israel-Hizbullah pekan lalu. (nvc/zap/tim)

Redaksi 26 November 2024 26 November 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Jangan Disalahartikan TNI Akan Tampil Berantas Judi Online
Next Article Pilgub Jakarta, Pram-Rano Unggul 51%
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Nasional

Dadan Hidayana : BGN Senang Kalau Ada Viral, Teguran Buat SPPG

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?