By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Jerman Setop Ekspor Senjata ke Israel
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Jerman Setop Ekspor Senjata ke Israel

By Redaksi Published 11 Agustus 2025
Share
3 Min Read
Kanselir Jerman, Friedrich Merz
SHARE

BERLIN, Juangsumatera.com – Kanselir Jerman, Friedrich Merz, menjelaskan bahwa negaranya memutuskan untuk menghentikan sementara atau membatasi ekspor senjata ke Israel guna merespons rencana Israel dalam memperluas operasi militer di wilayah Jalur Gaza.

“Kami tidak bisa mengirimkan senjata ke dalam konflik yang saat ini diupayakan secara eksklusif dengan cara-cara militer,” kata Merz dalam wawancara dengan televisi ARD, seperti dilansir Reuters, Senin (11/8/2025) dan dikutip dari detiknews.

“Kami ingin membantu secara diplomatik, dan kami sedang melakukannya,” ucapnya dalam wawancara pada Minggu (10/8) waktu setempat.

Krisis kemanusiaan yang semakin memburuk di Jalur Gaza dan rencana Israel untuk memperluas kendali militer atas wilayah tersebut telah mendorong Jerman, yang merupakan pemasok senjata terbesar kedua untuk Tel Aviv, mengambil langkah yang bersejarah ini.

Dalam wawancara dengan ARD, Merz mengatakan, bahwa perluasan operasi militer Israel di wilayah Jalur Gaza dapat merenggut ratusan ribu nyawa dan akan mengharuskan evakuasi seluruh penduduk Gaza City, kota terbesar di daerah kantong Palestina tersebut.

Ke mana orang-orang ini akan pergi, tanyanya. “Kita tidak bisa melakukan itu, kita tidak akan melakukan itu, dan saya tidak akan melakukan itu,” imbuh Merz.

Namun demikian, Merz dalam wawancara tersebut juga menegaskan bahwa prinsip-prinsip kebijakan Jerman terhadap Israel tetap tidak berubah. “Jerman telah berdiri teguh di sisi Israel selama 80 tahun. Itu tidak akan berubah,” tegasnya.

Merz mengumumkan pada Jumat (8/8) lalu bahwa Jerman akan menghentikan ekspor peralatan militer ke Israel yang dapat digunakan dalam perang di Jalur Gaza. Penghentian itu, sebut Merz, akan berlangsung hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Pengumuman ini menunjukkan pergeseran drastis bagi Jerman yang sebelumnya selalu menjadi sekutu Israel paling setia. Merz juga menyatakan keprihatinan mendalam atas penderitaan warga sipil Gaza, dan menyebut rencana militer terbaru Israel semakin tidak jelas.

Sebagai pemasok senjata terbesar kedua setelah Amerika Serikat (AS), Jerman sejak lama menjadi salah satu pendukung setia Israel, terutama karena rasa bersalah historis atas Holocaust Nazi yang tercakup dalam kebijakan Berlin yang dikenal sebagai Staatraison.

Pada dasarnya Staatraison, yang merupakan istilah Jerman yang berarti alasan negara, adalah kebijakan luar negeri yang memprioritaskan kepentingan nasionalnya sendiri, seringkali di atas pertimbangan moral atau hukum internasional.

Dalam konteks kebijakan luar negeri Jerman terhadap Israel, hal ini menandakan komitmen Berlin terhadap keamanan dan kepentingan nasional Tel Aviv yang berlandaskan rasa tanggung jawab historis atas Holocaust di masa lalu. (nvc/ita/red)

Redaksi 11 Agustus 2025 11 Agustus 2025
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Keluarga Sandera Serukan Mogok Nasional Terkait Rencana Israel Capok Gaza
Next Article 4 Prajurit TNI Tersangka Atas Kematian Lucky, 16 Lain Dalam Pemeriksaan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Tokoh

1 Februari 2026
Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?