JAKARTA, Juangsumatera.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menunjukkan foto kegiatan golf di Thailand yang diikuti oleh sejumlah terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah PT Pertamina Persero.
Foto ini ditampilkan ketika Manager Shipping Business Development PT Pertamina Internasional Shipping (PT PIS), Muhammad Umar Said duduk sebagai saksi dalam sidang lanjutan untuk tiga terdakwa.
Mereka adalah Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa; Muhamad Kerry Adrianto Riza; Komisaris PT Jenggala Maritim Nusantara (PT JMN), Dimas Werhaspati; dan Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak, Gading Ramadhan Joedo.
“Saudara kan disebut-sebut saksi lain terkait golf di Thailand, bisa dijelaskan?” tanya Jaksa Triyana Setia Putra dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (15/1/2026) dikutip dari KOMPAS.com.
Umar mengatakan, ide golf itu bukan darinya, tapi diprakarsai oleh atasannya, Direktur Gas Petrochemical PT PIS, Arief Sukmara. “Itu ide Pak Arief Sukmara untuk mengadakan golf di Thailand, Pak,” jawab Umar.
Dalam foto yang ditampilkan JPU di ruang sidang, pihak-pihak yang ikut main golf ke Thailand ini ada dari perusahaan swasta seperti Dimas Werhaspati dan Gading Ramadhan Joedo, alias kedua terdakwa.
Dimas dan Gading diketahui bekerja di perusahaan milik anak pengusaha minyak Mohamad Riza Chalid, Muhamad Kerry Adrianto Riza.
Kegiatan golf ini diikuti oleh sejumlah pihak dari PT Pertamina dan anak perusahaan, yaitu Direktur Gas Petrochemical PT PIS, Arief Sukmara; VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI), Agus Purwono.
Direktur Operasi PT PIS Brilian Perdana; Direktur Feedstock dan Product Optimization PT KPI, Sani Dinar Saifuddin; dan beberapa nama lain.
Selain itu, beberapa pihak swasta diketahui ikut dalam acara golf ini, misalnya Direktur Utama PT JMN, Ario Wicaksono dan Business Development Manager PT Mahameru Kencana Abadi, Indra Putra Harsono. PT JMN dan Mahameru Kencana disebut masih terafiliasi dengan nama Kerry Adrianto.
Sementara, Kerry sendiri tidak ikut dalam acara golf ke Thailand. Ini kan ada pejabat PIS, ada pejabat KPI, ada dari Jenggala, ada Pak Dimas, ada Pak Gading.
“Bagaimana ini bisa dalam satu kegiatan?” tanya Jaksa Triyana. Umar mengatakan, acara golf ini bukan undangan khusus, tapi rencana mereka untuk olahraga bersama. (red)


