By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Israel Serang Lebanon Korban Berjatuhan
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Israel Serang Lebanon Korban Berjatuhan

By Redaksi Published 22 Februari 2026
Share
3 Min Read
Jet - jet tempur AS di atas udara Lebanon
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Dentuman keras kembali terdengar di Lembah Bekaa, Lebanon timur, saat serangkaian serangan udara Israel menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai sekitar 50 lainnya.

Dilansir Reuters, Minggu (22/2/2026) dan dikutip dari CNBC Indonesia, serangan itu disebut menjadi salah satu yang paling mematikan di wilayah tersebut dalam beberapa pekan terakhir, sekaligus memicu kekhawatiran baru atas rapuhnya gencatan senjata antara Israel dan kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah.

Militer Israel menyatakan telah menargetkan lokasi-lokasi milik Hizbullah di kawasan Baalbek, yang terletak di bagian timur Lembah Bekaa. Dalam pernyataan resmi, militer Israel mengatakan pihaknya menyerang pusat-pusat komando Hizbullah di wilayah tersebut.

Dalam pernyataan terpisah pada Sabtu (21/2/2026), militer Israel menyebut telah “melumpuhkan beberapa teroris dari jaringan rudal Hizbullah di tiga pusat komando berbeda yang baru-baru ini diidentifikasi beroperasi untuk mempercepat kesiapan organisasi dan proses pembangunan kekuatan, sambil merencanakan serangan tembakan ke arah Israel.

Serangan ini terjadi di tengah ketegangan yang belum sepenuhnya reda sejak kedua pihak menyepakati gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat pada 2024. Kesepakatan itu dimaksudkan untuk mengakhiri lebih dari setahun baku tembak lintas perbatasan yang berpuncak pada gelombang serangan Israel yang secara signifikan melemahkan kelompok yang bersekutu dengan Iran tersebut.

Namun sejak itu, Israel dan Hizbullah saling menuduh melakukan pelanggaran.

Hizbullah pada Sabtu mengonfirmasi bahwa delapan pejuangnya tewas dalam serangan Jumat di kawasan Bekaa, termasuk seorang komandan bernama Hussein Mohammad Yaghi. Pernyataan itu tidak memerinci lokasi pasti tewasnya para anggota tersebut, tetapi menegaskan mereka gugur akibat serangan Israel.

Adapun sejak gencatan senjata 2024, pejabat AS dan Israel terus mendesak otoritas Lebanon untuk membatasi persenjataan Hizbullah. Di sisi lain, para pemimpin Lebanon memperingatkan bahwa perluasan serangan Israel berpotensi makin mengguncang stabilitas negara yang sudah terpuruk akibat krisis politik dan ekonomi berkepanjangan.

Gelombang serangan terbaru ini dinilai berisiko menguji komitmen kedua pihak terhadap kesepakatan yang ditengahi Washington. Situasi menjadi makin sensitif karena wilayah timur Lebanon relatif jarang mengalami serangan mematikan dalam beberapa pekan terakhir, sehingga eskalasi kali ini dipandang sebagai perkembangan signifikan.

Presiden Lebanon Joseph Aoun mengecam keras serangan udara Israel semalam di wilayah Sidon dan sejumlah kota di Bekaa. Kantor kepresidenan menyebut serangan tersebut sebagai “kekerasan baru” terhadap kedaulatan Lebanon serta pelanggaran terhadap kewajiban yang diatur PBB.

Ia juga mendesak negara-negara yang mendukung stabilitas kawasan, termasuk AS, untuk menekan agar serangan segera dihentikan guna mencegah eskalasi lebih lanjut. (luc/luc/red)

Redaksi 22 Februari 2026 22 Februari 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Perang AS dan Iran di Depan Mata, Eropa Minta Warga Tinggalkan Teheran
Next Article Pakistan Serang Wilayah Afghanistan, Korban Jiwa Berjatuhan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

BGN : MBG Tak Dibagikan Saat Sahur

22 Februari 2026
Nasional

Korsel dan Jepang Kembali Tegang, Seoul Panggil Diplomat Tokyo

22 Februari 2026
Nasional

Pakistan Serang Wilayah Afghanistan, Korban Jiwa Berjatuhan

22 Februari 2026
Nasional

Perang AS dan Iran di Depan Mata, Eropa Minta Warga Tinggalkan Teheran

22 Februari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?