By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Israel Bombardir Doha Qatar, Perang Semakin Meluas
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Israel Bombardir Doha Qatar, Perang Semakin Meluas

By Redaksi Published 10 September 2025
Share
3 Min Read
Asap nampak setelah serangan Israel di Qatar
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Israel melancarkan serangan yang menargetkan pimpinan Hamas di Qatar pada hari Selasa (9/9/2025). Serangan ini menyasar negara mediator kunci dalam konflik Gaza, dan berisiko menggagalkan upaya perdamaian yang baru serta semakin memanaskan ketegangan di kawasan tersebut.

Seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada CNN dan dikutip dari CNBC Indonesia, bahwa di antara mereka yang menjadi sasaran adalah kepala negosiator Hamas, Khalil Al-Hayya. Namun, belum ada hasil pasti dari serangan tersebut. “Kami sedang menunggu hasil dari serangan itu,” kata pejabat tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari, mengatakan serangan pengecut Israel itu menargetkan bangunan tempat tinggal yang menjadi rumah bagi beberapa anggota biro politik Hamas di Doha.

“Sambil mengecam keras serangan ini, Negara Qatar menekankan bahwa mereka tidak akan menoleransi perilaku Israel yang sembrono dan tidak bertanggung jawab ini,” kata Al Ansari

Qatar telah menjadi mediator kunci dalam perundingan gencatan senjata di Gaza, dengan menjaga jalur komunikasi langsung dengan AS, Israel, dan Hamas. Negara itu juga telah menjadi tuan rumah berbagai putaran negosiasi.

Para pejabat senior Israel, termasuk kepala badan mata-mata Mossad dan para negosiator utama Israel, telah mengunjungi Doha. Apakah kunjungan semacam itu akan berlanjut masih belum pasti.

Einav Zangauker, ibu dari seorang sandera Israel yang ditahan di Gaza, mengatakan serangan hari Selasa itu bisa menjadi hukuman mati bagi putranya.

“Saya gemetar ketakutan. Bisa jadi pada saat ini juga, perdana menteri pada dasarnya telah mengeksekusi Matan saya, menjatuhkan hukuman mati padanya,” tulis Zangauker di X. “Mengapa dia bersikeras menghancurkan setiap peluang untuk tercapainya kesepakatan,” terangnya.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, juga mengecam serangan itu. Melalui juru bicaranya, ia menegaskan peran penting Qatar dalam penghentian perang di Gaza.

“Qatar telah memainkan peran yang sangat positif untuk mencapai gencatan senjata dan pembebasan semua sandera,” menurut juru bicara PBB.

Sumber Israel yang berbicara kepada CNN mengatakan bahwa Amerika Serikat telah diberitahu sebelum serangan itu dilakukan. Dua pejabat AS mengonfirmasi bahwa pemerintahan Trump telah diberi tahu. CNN telah menghubungi Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri untuk meminta komentar.

Dua sumber Israel mengatakan serangan itu, yang oleh IDF disebut puncak api, telah direncanakan sekitar dua atau tiga bulan yang lalu tetapi dipercepat dalam beberapa minggu terakhir.

“Tindakan hari ini terhadap para petinggi teroris Hamas adalah operasi Israel yang sepenuhnya independen. Israel yang memprakarsainya, Israel yang melaksanakannya, dan Israel bertanggung jawab penuh,” tulis Kantor Perdana Menteri Israel.

Qatar adalah salah satu sekutu terdekat AS di Timur Tengah dan menjadi lokasi Pangkalan Udara Al Udeid, fasilitas militer Amerika terbesar di kawasan itu. Sebagai mitra keamanan utama Washington, Qatar ditetapkan sebagai Sekutu Utama Non-NATO pada tahun 2022.

Pangkalan Al Udeid diserang oleh Iran tahun ini setelah AS menyerang fasilitas nuklir di Teheran selama kampanye Israel pada bulan Juni. (tps/tps/red)

Redaksi 10 September 2025 10 September 2025
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Laporan Ahli Waris Benyamin Sueb Terkait Hak Cipta Lagu, Polda Metro Selidiki
Next Article Tuntutan Ringan Pelajar yang Ditembak Oknum ASN, Keluarga Teriak Keadilan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Tokoh

1 Februari 2026
Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?