By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Harga Emas Membara Lagi Karena Iran
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Harga Emas Membara Lagi Karena Iran

By Redaksi Published 20 Februari 2026
Share
3 Min Read
Photo Emas
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Harga emas dan perak kembali menguat meskipun cenderung stabil. Harga emas menguat di tengah ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran, hingga investor mulai fokus pada data inflasi AS.

Pada perdagangan Kamis (19/2/2026), harga emas dunia ditutup di posisi US$ 4.998,96 atau menguat 0,40%. Penguatan ini memperpanjang kenaikan harga emas selama dua hari beruntun. Kenaikan ini mendekatkan emas ke level US$ 5.000

Pada perdagangan hari ini Jumat (20/2/2026) hingga pukul 06.42 WIB, harga emas dunia di pasar spot menguat tipis 0,02% di posisi US$4.994,97 per troy ons.

Harga emas stabil pada perdagangan Kamis karena investor menilai ketegangan AS-Iran, sementara penurunan klaim pengangguran AS menandakan stabilitas pasar tenaga kerja menjelang data inflasi akhir pekan ini. Kendati demikian, ada alarm bahaya ke depan yakni penurunan lebih lanjut.

“Kita sedang mengalami pergerakan naik turun dan bergerak mendatar dengan volatilitas,” ujar Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures, dikutip dari Reuters dan dilansir dari CNBC Indonesia, Jum,at (20/2/2026).

“Ketegangan dengan Iran mendukung harga emas, dan meskipun prospek yang lebih luas tetap cukup bullish, kita masih bisa melihat penurunan lebih lanjut yang didorong oleh faktor-faktor di luar situasi Iran.” imbuhnya.

Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran bahwa mereka harus mencapai kesepakatan mengenai program nuklirnya atau hal-hal buruk akan terjadi, dan tampaknya menetapkan tenggat waktu 10 hari sebelum AS mungkin mengambil tindakan.

Titik-titik rawan geopolitik dan ekonomi cenderung menguntungkan emas, karena logam kuning ini secara tradisional dipandang sebagai penyimpan nilai yang aman.

Risalah dari pertemuan The Federal Reserve tanggal 27-28 Januari, yang dirilis pada hari Rabu, menunjukkan para pembuat kebijakan terpecah pendapat mengenai jalur kebijakan moneter ke depan, dengan beberapa pihak terbuka untuk menaikkan suku bunga jika inflasi tetap tinggi, sementara yang lain lebih menyukai pemotongan suku bunga jika tekanan harga mereda.

Klaim pengangguran mingguan AS turun menjadi 206.000 pada pekan hingga 14 Februari, jauh di bawah ekspektasi untuk angka 225.000, memperkuat sinyal kekuatan yang ditunjukkan oleh laporan ketenagakerjaan bulanan yang kuat pekan lalu.

Investor kini menantikan rilis Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi AS pada hari Jumat, indikator inflasi pilihan Fed, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang arah kebijakan bank sentral AS.

Pasar saat ini memperkirakan penurunan suku bunga AS pertama tahun ini akan terjadi pada bulan Juni. Emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah.

Harga perak juga kembali melanjutkan penguatan. Pada perdagangan Kamis (19/2/2026), harga perak dunia ditutup di posisi US$ 78,35 atau menguat 1,51%

Pada perdagangan hari ini Jumat (20/2/2026) hingga pukul 06.42 WIB, harga perak dunia di pasar spot menguat tipis 0,04% di posisi US$78,37 per troy ons. (saw/saw/red)

Redaksi 20 Februari 2026 20 Februari 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Riva Siahaan Disindir Penyidik Saat Rumah Digeledah
Next Article Trump Beri Iran Waktu 10 Hari, Timur Tengah Menuju Perang Dahsyat
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Pelaku Goreng Saham IMPC Didenda OJK Rp 5,7 Miliar

20 Februari 2026
Nasional

Trump Beri Iran Waktu 10 Hari, Timur Tengah Menuju Perang Dahsyat

20 Februari 2026
Nasional

Ahmad Sahroni Kembali Jadi Pimpinan Komisi III DPR RI

19 Februari 2026
Nasional

Purbaya : Guru Honorer Gugat Anggaran MBG ke MK, Lemah dan Pasti Kalah

19 Februari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?