JAKARTA, Juangsumatera.com — Kelompok militan Hamas memperingatkan gencatan senjata akan gagal setelah rangkaian serangan mematikan Israel di Jalur Gaza, Sabtu (22/11/2025).
Seorang pejabat senior Hamas mengatakan, telah memberi tahu para mediator tentang kemarahan atas serangan Israel yang terus berlanjut di Gaza, meskipun kelompok tersebut mematuhi gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat (AS).
“Kami meminta para mediator untuk segera turun tangan guna mencegah gagalnya perjanjian sebagaimana yang diinginkan pendudukan,” kata pejabat tersebut, yang namanya disamarkan, dikutip dari Aljazeera dan dilansir dari CNN Indonesia.
Dalam sebuah pernyataan, kelompok tersebut menambahkan, pelanggaran sistematis Zionis terhadap perjanjian tersebut telah mengakibatkan ratusan orang gugur sebagai martir akibat serangan dan pembunuhan yang terus-menerus dengan dalih yang dibuat-buat. Pelanggaran ini juga telah menyebabkan perubahan garis penarikan pasukan pendudukan, yang melanggar peta yang telah disepakati.
Serangan udara Israel menghantam beberapa wilayah di Jalur Gaza, menewaskan sedikitnya 21 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya dalam pelanggaran terbaru dari gencatan senjata yang telah berlangsung selama enam minggu. (red)


