By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Buntut Ledakan Pager di Lebanon, 2 Orang Gold Apollo Diperiksa
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Buntut Ledakan Pager di Lebanon, 2 Orang Gold Apollo Diperiksa

By Redaksi Published 21 September 2024
Share
3 Min Read
Dua orang dari Gold Apollo diperiksa
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com — Otoritas Taiwan memeriksa dua orang dari Gold Apollo, perusahaan produsen pager asal Taiwan yang mereknya tertera dalam salah satu pager Hizbullah yang meledak di Lebanon.

Dilansir AFP, dua orang dari Gold Apollo yakni bos perusahaan, Hsu Ching-kuang, dan perwakilan Gold Apollo yang terkait BAC Consulting KFT, Wu Yu-jen, diinterogasi pihak berwenang setelah ribuan pager meledak di Lebanon pada Selasa (17/9).

Salah satu pager yang meledak itu diidentifikasi sebagai produk Gold Apollo. Namun, Gold Apollo membantah memproduksi pager yang meledak tersebut dan menyebut BAC Consulting KFT yang memproduksi pager.

BAC Consulting KFT merupakan perusahaan asal Hungaria. Entitas ini adalah mitra Gold Apollo yang memiliki izin untuk menggunakan nama Gold Apollo dalam produknya.

Menurut penyelidik, pemeriksaan terhadap dua orang Gold Apollo itu dilakukan sebagai bagian dari investigasi atas ledakan di Lebanon.

“Negara kami menangani kasus ini dengan sangat serius,” demikian keterangan kantor kejaksaan distrik Shilin Taipei pada Jumat (20/9/2024) dikutip dari CNN Indonesia.

“Kami menginstruksikan kantor keamanan nasional Biro Investigasi untuk mewawancarai lebih lanjut dua orang dari perusahaan Taiwan sebagai saksi kemarin,” lanjut pernyataan tersebut.

Selama interogasi, Hsu Ching-kuang bersikeras bahwa alat komunikasi yang meledak di Lebanon bukan produksi perusahaannya. Ia menyebut BAC Consulting yang memproduksi pager tersebut. Wu Yu-jen sementara itu bungkam ketika ditanya oleh wartawan.

Pemeriksaan terkait insiden ledakan ini sendiri tak cuma melalui interogasi kedua saksi, tetapi juga dengan menelusuri empat lokasi, salah satunya distrik Xizhi New Taipei City selaku tempat Gold Apollo berada.

Penyelidik juga menelusuri distrik Neihu Taipei, kawasan yang terdaftar sebagai alamat Apollo Systems, menurut situs web perusahaan. Dalam situs itu, Apollo Systems disebut baru berdiri pada April tahun ini.

The New York Times dan Reuters sebelumnya melaporkan Israel menyisipkan bahan peledak ke dalam ribuan pager yang dipesan kelompok milisi Hizbullah dari Gold Apollo. Hal itu diungkap oleh sumber keamanan Lebanon hingga pejabat Amerika Serikat.

Menurut para sumber, bahan peledak itu ditanam di sebelah baterai pager. Setidaknya 5.000 pager diyakini telah disisipkan alat peledak. Selain itu, sebuah detonator juga dipercaya ikut ditanam dalam pager agar bisa diledakkan dari jarak jauh.

Pemerintah Taiwan telah buka suara mengenai tudingan bahwa Gold Apollo memproduksi pager yang disisipkan bahan peledak.

Menteri Perekonomian Taiwan Kuo Jyh-huei mengatakan, pager Gold Apollo buatan Taiwan terdiri dari komponen Integrated Circuits (sirkuit terpadu) dan baterai kelas rendah.

Kuo berujar Gold Apollo telah mengekspor 260.000 pager dalam dua tahun terakhir. Selama kurun waktu itu, tak pernah ada laporan ledakan dari produk-produk tersebut.

Pemerintah Hungaria juga telah buka suara soal tuduhan yang dilayangkan terhadap perusahaan asal negaranya. Juru bicara pemerintah Hungaria mengatakan, BAC Consulting KFT adalah perusahaan perantara perdagangan yang tak punya pabrik di Hungaria. (blq/dna/tim)

Redaksi 21 September 2024 21 September 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Rusia Ancam Sekutu AS Pakai Rudal Nuklir Sarmat
Next Article Lima Anggota Polres Barelang Diperiksa Polda Kepri di Kasus Jual Sabu
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Tokoh

1 Februari 2026
Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?