By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Biadab, Israel Bayar Rp 24 Juta ke Kontraktor Untuk Hancurkan Rumah Warga Gaza
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Biadab, Israel Bayar Rp 24 Juta ke Kontraktor Untuk Hancurkan Rumah Warga Gaza

By Redaksi Published 2 Juli 2025
Share
3 Min Read
Kondisi hancur kota Gaza karena Israel
SHARE

GAZA, CITY, Juangsumatera.com – Militer Israel dilaporkan menyewa para kontraktor swasta untuk menghancurkan rumah-rumah warga Palestina di Jalur Gaza selama perang berlangsung. Kontraktor swasta itu mendapatkan bayaran sebesar 5.000 Shekel, atau setara Rp 24 juta, untuk setiap rumah warga Gaza yang berhasil mereka hancurkan.

Seperti dilansir Middle East Monitor, Rabu (2/7/2025) dan dikutip dari detiknews, terungkap dalam laporan mengejutkan yang dirilis surat kabar Israel, Haaretz, dengan mengutip keterangan tentara Israel yang dikerahkan dalam operasi militer di Jalur Gaza.

Diungkapkan juga dalam laporan Haaretz bahwa pembunuhan warga sipil Palestina di Jalur Gaza, termasuk mereka yang mencari bantuan makanan, merupakan hal yang dapat diterima untuk mengamankan pembayaran tersebut.

“Setiap kontraktor swasta yang bekerja di Gaza dengan peralatan teknik mendapatkan 5.000 Shekel untuk setiap rumah yang mereka hancurkan. Mereka menghasilkan banyak uang,” tutur seorang tentara Israel, yang identitasnya dirahasiakan, seperti dikutip Haaretz dalam laporannya.

“Setiap kali mereka tidak menghancurkan rumah-rumah, itu adalah kerugian finansial, dan militer Israel harus membuat mereka tetap bekerja,” sebutnya.

Menurut keterangan tentara Israel yang dikutip Haaretz ini, operasi penghancuran yang dilakukan para kontraktor swasta yang disewa Israel membuat mereka dan unit keamanan kecil mereka berada sangat dekat dengan titik distribusi bantuan kemanusiaan yang didirikan oleh Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF), yang didukung Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Pusat-pusat distribusi bantuan yang dikelola GHF sering kali dipenuhi oleh warga sipil Palestina yang sangat membutuhkan makanan dan bantuan kemanusiaan.

Laporan Haaretz mengindikasikan bahwa, untuk memastikan keselamatan mereka sendiri, para kontraktor swasta itu memprovokasi insiden-insiden keamanan di Jalur Gaza demi mendapatkan perlindungan militer tambahan.

Hal semacam ini, sebut Haaretz dalam laporannya, sering kali mengakibatkan tentara-tentara Israel menembaki warga sipil Palestina yang berkumpul di dekat lokasi distribusi bantuan tersebut. Insiden ini telah menyebabkan kematian warga sipil yang mengalami kelaparan akibat perang.

Disebutkan juga dalam laporan Haaretz, yang mengutip keterangan tentara Israel itu, bahwa ada keputusan yang diambil di lapangan soal pembunuhan warga Palestina yang sedang mencari bantuan makanan sebagai hal yang dapat diterima.

“Agar seorang kontraktor mendapatkan tambahan 5.000 Shekel, diambil keputusan bahwa membunuh orang-orang Palestina yang mencari makanan adalah hal yang dapat diterima,” sebut Haaretz dalam laporannya.

Belum ada tanggapan militer Israel maupun otoritas Palestina terkait laporan tersebut. (nvc/ita/red)

Redaksi 2 Juli 2025 2 Juli 2025
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Trump Menang, Senat Loloskan RUU Kontroversial Utang Rp 53.000 T
Next Article Alasan Try Sutrisno Tak Diajak dalam Acara Forum Purnawirawan TNI
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Tokoh

1 Februari 2026
Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?