By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Pesawat Militer Rusia Dekat Wilayah NATO Dicegat Jet Tempur Inggris
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Pesawat Militer Rusia Dekat Wilayah NATO Dicegat Jet Tempur Inggris

By Redaksi Published 21 April 2025
Share
4 Min Read
Photo ilustrasi jet tempur
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Dalam waktu kurang dari 48 jam, dua jet tempur Inggris mencegat pesawat militer Rusia yang terbang dekat wilayah udara aliansi Atlantik Utara. Aksi tersebut menjadi sinyal kuat komitmen Inggris dan NATO dalam menjaga keamanan kawasan Baltik yang semakin strategis dan sensitif.

Insiden ini terjadi setelah enam pesawat Typhoon milik Royal Air Force (RAF) Inggris dan hampir 200 personel militer ditempatkan di pangkalan udara Malbork, Polandia timur, sejak akhir Maret. Mereka menjalankan rotasi dalam misi Enhanced Air Policing NATO, bersama anggota terbaru aliansi tersebut, Swedia.

Menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Inggris, sebagaimana dikutip Newsweek, Senin (21/4/2025) dan dilansir dari CNBC Indonesia, dua pesawat tempur Typhoon RAF melakukan intersepsi terhadap sebuah pesawat tak dikenal yang lepas dari wilayah eksklave Rusia di Kaliningrad, terbang dekat perbatasan udara NATO pada Kamis sebelumnya.

Jet-jet tempur tersebut diberangkatkan dari pangkalan udara Malbork yang hanya berjarak pendek dari Kaliningrad.

Dua hari sebelum intersepsi itu, dua jet Typhoon lainnya juga diberangkatkan dari Malbork untuk mencegat pesawat intelijen Rusia jenis Ilyushin Il-20M yang sedang melintasi wilayah Laut Baltik.

Insiden-insiden ini merupakan intersepsi pertama yang dilakukan oleh pesawat Inggris dalam rotasi di Polandia yang dikenal dengan kode operasi “Operation Chessman”, menurut pihak Inggris.

Adapun peningkatan patroli udara NATO di kawasan timur Eropa bukanlah hal baru. Sejak Rusia mencaplok Krimea pada tahun 2014, NATO meluncurkan misi Enhanced Air Policing untuk mencegah potensi serangan ke anggota-anggotanya.

Kawasan yang termasuk dalam pengawasan ini mencakup negara-negara Baltik serta bagian timur Eropa secara umum.

Kaliningrad-wilayah Rusia yang terletak di antara Polandia dan Lithuania-telah lama menjadi titik panas karena letaknya yang strategis di pesisir Laut Baltik, wilayah yang kini secara de facto telah menjadi “danau NATO” setelah Finlandia dan Swedia resmi bergabung dengan aliansi.

Laut Baltik sendiri menjadi perhatian utama NATO karena sejumlah kejadian misterius sejak akhir 2023, termasuk kerusakan terhadap sedikitnya 11 kabel bawah laut yang diduga terkait dengan aktivitas intelijen dan sabotase. Untuk menghadapi potensi ancaman tersebut, NATO terus memperkuat kehadiran angkatan lautnya di kawasan itu.

Jenderal Jürgen-Joachim von Sandrart, mantan kepala NATO Multinational Corps Northeast yang berbasis di Polandia barat laut, pernah menegaskan kepada Newsweek bahwa Rusia memandang wilayah Laut Baltik sebagai “prioritas yang sangat signifikan.”

Intersepsi ini juga menjadi momen bersejarah bagi Swedia, yang untuk pertama kalinya ikut serta dalam misi patroli udara luar negeri NATO sejak resmi bergabung tahun lalu. Swedia dan Finlandia mengakhiri kebijakan netralitas selama puluhan tahun menyusul invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada awal 2022-langkah yang menuai kecaman keras dari Moskow.

Sementara itu, Inggris sendiri telah memiliki rekam jejak panjang dalam misi udara NATO. Sebelumnya, RAF melakukan misi serupa di Rumania pada April 2024, disusul penugasan di Islandia pada Agustus tahun lalu sebagai bagian dari misi penjagaan udara NATO di wilayah utara (High North) yang kini menjadi titik ketegangan antara NATO, Rusia, dan juga China. (luc/luc/red)

Redaksi 21 April 2025 21 April 2025
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Ketua Ormas Perintahkan Bakar Mobil Polisi di Depok Saat Ditangkap
Next Article Kejagung Usut Sumber Dana Suap Vonis Lepas Ekspor CPO
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Nasional

Dadan Hidayana : BGN Senang Kalau Ada Viral, Teguran Buat SPPG

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?