By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Agrinas Respons Soal Anggaran Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 T Ramai Disorot
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Agrinas Respons Soal Anggaran Kipas Angin Kopdes Rp 1,8 T Ramai Disorot

By Redaksi Published 24 Juli 2026
Share
4 Min Read
Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Mota
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Direktur Utama (Dirut) PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Mota ogah banyak komentar soal ramai anggaran kipas angin Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mencapai Rp 1,8 triliun. Dia menyebut ramai-ramai anggaran sarana Kopdes itu tak ada kaitan dengan lembaganya.

“Itu kan (kipas angin) sarana prasarana. Tapi kalau kipas kan bukan saya ngomong. Tanya sama yang ngomong gitu. Kan biar kalian muatin dulu, biar ramai dulu, nanti saya jelasin satu kali kan selesai,” kata Joao kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026) dikutip dari detiknews.

Joao menyebut dirinya tidak pernah menyebut pengadaan kipas angin senilai Rp 1,8 triliun sebagaimana ramai disorot publik di media sosial.

Ia juga menanggapi ihwal anggaran pengadaan itu dikritik DPR dalam rapat bersama Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono. Dia enggan memberikan penjelasan lantaran bukan dirinya yang menyampaikan soal anggaran kipas tersebut.

“Iya. Dia ngomong di mana sama siapa, kan yang ngomong yang suruh jelasin, masa saya suruh jelasin orang lain yang ngomong kok,” kata Joao.

“Pokoknya yang ngomong suruh jelasin, saya kan jelasin yang saya ngomong, yang saya tahu, gitu. Masak orang lain yang ngomong, saya yang jelasin. Saya nggak tahu apa yang dia bahas. Yang dibahas apa?” lanjutnya.

Joao menegaskan tak tahu menahu urusan penganggaran tersebut. Dia ogah dikaitkan dengan ramai pernyataan ihwal itu.

“Saya nggak tahu. Saya nggak tahu dia ngomong di mana, saya juga baca berita, saya lihat ini, ya sudah biarin saja orang nggak ada urusan sama saya, ngapain saya urusin,” katanya.

Joao mengatakan Agrinas ditugaskan Prabowo untuk mengelola KDKMP selama dua tahun ke depan. Dia menerangkan peran Agrinas Pangan mencakup pembangunan, pengadaan, hingga menjalankan KDMP.

“Kan kita ditugaskan untuk mengelola selama dua tahun. Dari Pembangunan, pengadaan, dan menjalankannya selama dua tahun,” katanya.

Sebelumnya, kabar pengadaan kipas angin mulanya dipertanyakan oleh Anggota Komisi VI DPR Fraksi PDI Perjuangan Mufti Anam dalam rapat kerja bersama Menteri Koperasi (Menkop) pada Rabu (15/2) lalu. Ia mempertanyakan kebenaran proyek tersebut lantaran harga kipas angin yang dianggarkan beredar jauh di pasaran.

“Hari ini rakyat sedang dihebohkan dengan isu adanya pengadaan kipas angin 1,8 juta dengan nilainya Rp 1,8 triliun. Lalu dari isu ini kami mencari informasi tapi kami tidak dapat satu informasi pun dari pemerintah adanya pengadaan ini. Kami juga informasi pihak-pihak terkait tidak berani jawab,” ujar Mufti dalam rapat kerja dengan Menteri Koperasi, di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (15/7).

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyampaikan terkait pengadaan KDMP menjadi tanggung jawab Agrinas Pangan.

“Mungkin kalau koperasi kan memang itu yang tanggung jawab si Agrinas kan. Kita hanya bayar cicilannya saja. Cuma manajemen segala macam di sana,” katanya.

Mungkin kalau koperasi kan memang itu yang tanggung jawab si Agrinas kan. Kita hanya bayar cicilannya saja. Cuma manajemen segala macam di sana,” kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (23/7). (fca/wnv/red)

Redaksi 24 Juli 2026 24 Juli 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Respons Pengacara Jokowi Terkait  Eksepsi dr Tifa Dikabulkan Hakim
Next Article Badai PHK Ancam Industri Rokok
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Presiden Polandia Putar Balik Pesawat Karena Aksi Kudeta

31 Oktober 2026
Nasional

Gara-Gara Ejek Keluarga, Anggota Parlemen Armenia Baku Hantam

30 Oktober 2026
Nasional

India Dilanda Topan, 180.000 Orang Dievakuasi

29 Oktober 2026
Nasional

Mendagri Dorong Percepatan Pembentukan Satgas MBG

28 Oktober 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?