By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: PKB Apresiasi Langkah Cepat Kemenag Cabut Izin Pesantren Bermasalah di Pati
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

PKB Apresiasi Langkah Cepat Kemenag Cabut Izin Pesantren Bermasalah di Pati

By Redaksi Published 8 Mei 2026
Share
3 Min Read
Foto: Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa MPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) MPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, memberikan apresiasi tinggi terhadap respons cepat dan tegas Kementerian Agama dalam menangani dugaan kasus kekerasan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Pati, Jawa Tengah.

Ia menilai bahwa kesigapan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi hak-hak generasi penerus bangsa, sekaligus menegaskan bahwa perlindungan santri harus menjadi prioritas utama tanpa toleransi sedikit pun terhadap pelanggaran di lingkungan pendidikan.

“Saya mengapresiasi langkah cepat dan tegas dari Kemenag dalam merespon kasus ini. Perlindungan terhadap santri harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh ada toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran di lingkungan pendidikan,” tegas Neng Eem dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026) dikutip dari detiknews.

​Langkah konkret yang diambil Kemenag mencakup pemindahan 252 santri ke enam lembaga pendidikan terdekat di Kabupaten Pati, mulai dari tingkat MI hingga MA, guna menjamin hak pendidikan mereka tetap terpenuhi.

Selain relokasi santri, Kemenag juga secara resmi mencabut izin operasional lembaga pendidikan Ndolo Kusumo serta memindahkan tenaga pendidik ke sekolah-sekolah binaan pemerintah agar proses belajar mengajar tidak terhambat oleh situasi hukum yang sedang berjalan.

​Selaku Ketua Bidang Advokasi Hukum dan Kebijakan Publik PP Fatayat NU, Neng Eem menekankan pentingnya penguatan sistem pengawasan di seluruh lembaga pendidikan berbasis agama demi mencegah terulangnya tragedi serupa.

Ia mendesak agar proses hukum dilakukan secara transparan dan berkeadilan, yang harus dibarengi dengan pendampingan psikologis serta perlindungan penuh bagi para korban.

Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pengelola pesantren pun menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

​Neng Eem juga memberikan catatan tegas bahwa tindakan asusila yang dilakukan oknum tertentu sama sekali bukan representasi dari nilai-nilai pesantren.

“Pondok Pesantren adalah aset besar bangsa yang lahir jauh sebelum kemerdekaan dan harus tetap menjadi benteng moral sekaligus pilar pendidikan karakter. Oknum cabul sejatinya bukan produk pesantren,” tegasnya.

Baginya, pesantren adalah aset besar bangsa dan pilar pendidikan karakter yang telah ada jauh sebelum kemerdekaan, sehingga keberadaannya harus tetap dijaga sebagai benteng moral.

Ia berharap seluruh elemen pendidikan keagamaan ke depan dapat meningkatkan kewaspadaan dan saling mengingatkan terhadap gejala kekerasan seksual sedini mungkin agar ruang pendidikan tetap menjadi tempat yang suci bagi para pencari ilmu.(red)

Redaksi 8 Mei 2026 8 Mei 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Dirlantas Polda Riau Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi
Next Article Heboh! Prabowo Boyong Maung Garuda ke KTT ASEAN Filipina
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Bahlil : Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik

8 Mei 2026
Nasional

Heboh! Prabowo Boyong Maung Garuda ke KTT ASEAN Filipina

8 Mei 2026
Nasional

13.000 Penerbangan Dunia Dibatalkan Karena Krisis BBM

7 Mei 2026
Nasional

Korea Utara Akan Tetap Miliki Senjata Nuklir

7 Mei 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?