KAMPAR, Juangsumatera.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan untuk siswa MTS Nurul Jadid, Desa Indra Sakti, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar Provinsi Riau, kembali menjadi sorotan. Sejumlah orang tua murid menduga nilai menu MBG yang diberikan kepada siswa tidak mencapai Rp10.000 per siswa.
Salah seorang orang tua murid MTS Nurul Jadid yang tidak mau disebutkan namanya kepada wartawan, Jumat (13/3/2026), menyampaikan kecurigaannya terhadap nilai menu MBG yang dibagikan kepada para siswa oleh pihak SPPG.
“Kita menduga untuk hari ini, Jumat, (13/3) MBG yang diberikan kepada anak-anak MTS Nurul Jadid tidak sampai seharga Rp10.000 per siswa,” ungkapnya.
Diterangkan nya lebih lanjut, menu MBG yang diterima siswa pada hari ini terdiri dari dua butir telur, satu roti dengan label harga Rp1.800, serta kacang goreng dengan label harga Rp1.500.
Jika dihitung secara perkiraan, kata dia, nilai keseluruhan menu tersebut diperkirakan hanya berkisar sekitar Rp 8.500 untuk satu orang siswa.
Di tempat terpisah, orang tua murid lainnya yang meminta namanya tidak dicantumkan juga menyampaikan hal serupa. Ia menilai menu MBG yang diterima siswa diduga belum mencapai nilai Rp10.000.
Ia pun meminta kepada BGN untuk melakukan evaluasi terhadap penyedia makanan dalam program MBG. BGN harus memberi sanksi tegas kepada SPPG nakal yang mencari keuntungan besar dan mengabaikan kualitas dan kuantitas menu MBG.
Para orang tua berharap program MBG yang merupakan program penting bagi pemenuhan gizi siswa benar-benar dilaksanakan secara transparan, baik dari sisi nilai anggaran, kualitas makanan, maupun kuantitas menu yang diberikan kepada para pelajar, serunya. (tim)


