KAMPAR, Juangsumatera.com – Bupati Kampar Ahmad Yuzar membuka secara resmi Event Wisata Balimau Kasai di lapangan sepak bola Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar, Rabu (18/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Ahmad Yuzar menegaskan pentingnya menjaga warisan budaya sebagai identitas daerah.
Balimau Kasai merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Kampar yang dilaksanakan menjelang bulan suci Ramadan. Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol pembersihan diri secara lahiriah, tetapi juga memiliki makna spiritual sebagai bentuk penyucian hati sebelum memasuki bulan penuh berkah.
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar mengatakan Balimau Kasai memiliki nilai penting dalam memperkuat identitas dan kebersamaan masyarakat.
“Balimau Kasai bukan hanya tradisi, tetapi juga perekat sosial yang memperkuat kebersamaan masyarakat Kampar. Melalui event ini, kita ingin menunjukkan bahwa budaya lokal dapat menjadi daya tarik wisata yang bernilai tinggi,” ujar Ahmad Yuzar.
Rangkaian kegiatan dalam event ini meliputi lomba sampan hias yang dimulai dari Kelurahan Pulau dan finis di Desa Batu Belah, prosesi Balimau Kasai, pertunjukan seni budaya, serta lomba permainan tradisional.
Pemkab Kampar berharap Event Wisata Balimau Kasai dapat menjadi agenda tahunan dan masuk dalam kalender wisata daerah, sehingga mampu menarik wisatawan dari luar daerah sekaligus melestarikan budaya lokal.
Ahmad Yuzar juga meminta seluruh OPD terkait untuk terus membina dan mendukung pelaksanaan tradisi tersebut.
“Semoga di tahun mendatang tradisi Balimau Kasai dapat lebih meriah. Ini adalah budaya leluhur kita yang harus terus dijaga dan dilestarikan,” tutupnya.(prot/ry)


