By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: PKS di Ridan Permai Menambah Lapangan Pekerjaan Bagi Warga
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
KamparRiau

PKS di Ridan Permai Menambah Lapangan Pekerjaan Bagi Warga

By Redaksi Published 20 Januari 2026
Share
3 Min Read
Manager PKS PT Septa Mitra Karya, Mansuri
SHARE

KAMPAR, Juangsumatera.com – Aksi penolakan keberadaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Desa Ridan Permai Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Provinsi Riau oleh pesantren Al Fauzan dinilai terlalu berlebihan.

Jarak antara PKS milik PT Septa Mitra Karya (SMK) dengan pondok pesantren Al Fauzan 1,5 Km lebih. Dilain sisi masyarakat Ridan Permai pada umum nya tidak ada reaksi untuk menolak keberadaan PKS tersebut, hal tersebut karena jarak perumahan warga dengan PKS juga terlalu jauh.

Ketua RW 5 Dusun 3 Desa Ridan Permai Nasrun kepada wartawan, Selasa (20/1/2026) mengakui adanya reaksi dari pondok pesantren Al Fauzan yang melakukan upaya penolakan keberadaan PKS.

“Kita dapat informasi tersebut dan reaksi penolakan keberadaan PKS oleh pihak pondok pesantren Al Fauzan sangat berlebihan,” terang Nasrun.

Jarak antara pondok pesantren dengan PKS sangat jauh dengan jarak 1,7 km.
Apa keberatan dari pihak pondok tentang keberadaan PKS kita tidak tahu sampai sekarang ini. Mengenai jalan yang dilewati oleh PKS bukan jalan ke pondok, begitu kabel listrik didalam tanah.

Diterangkan lebih lanjut oleh Nasrun, dengan keberadaan pabrik kelapa sawit di Desa Ridan Permai secara langsung berdampak kepada lapangan pekerjaan untuk anak – anak Ridan Permai. Pihak perusahaan telah merekrut anak – anak Ridan Permai untuk bekerja di pabrik.

Masyarakat tidak ada yang keberatan berdiri PKS ditempat kita, karena rumah masyarakat sangat jauh jarak nya dengan pabrik, terang Nasrun.

Ditempat yang terpisah Manager PKS Septa Mitra Karya (SMK), Mansuri juga mengatakan, reaksi penolakan keberadaan PKS oleh pondok pesantren merupakan hal yang berlebihan.

“PKS dengan pondok pesantren sangat jauh jarak nya dengan jarak kita tarik lurus 1, 7 km. Terkait dampak limbah tidak mungkin terasa ke pondok, karena terlalu jauh. Begitu juga dengan asap pabrik juga tidak akan terasa dampak kepada pondok pesantren,” terang nya.

Mengenai pengelolaan limbah, kita punya 9 kolam limbah dan hal tersebut sudah melebihi standar. Sekarang ini apa alasan pihak pondok keberatan keberadaan PKS dan sampai saat ini kita belum tahu apa alasan mereka, ungkap Mansuri.

PKS kita sudah punya UKL -UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) 6dan izin kita sudah lengkap dan sudah dikaji dampak lingkungan oleh Dinas terkait. Begitu izin PKS kita duluan dengan pondok pesantren.

Dikatakan lebih lanjut oleh Mansuri, pabrik kita belum beroperasi dan masih tahap persiapan, rencana nya akan mulai beroperasi pada bulan Mei tahun 2026 ini. Pada inti nya, keberadaan pabrik kelapa sawit di Desa Ridan Permai membuka lapangan pekerjaan bagi warga Ridan Permai.”Kita mengutamakan warga Ridan Permai untuk bekerja di pabrik dan sesuai keahlian masing – masing,” katanya. (tim)

Redaksi 20 Januari 2026 20 Januari 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article 911 WNI di Kamboja Serbu KBRI Karena Sindikat Bubar
Next Article Jaksa Agung : 20 Orang Pegawai Diberhentikan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KamparRiau

Jalan Kantor Desa Simpang Kubu Berdebu Karena Galian Tanah Timbunan

19 Januari 2026
KamparRiau

14 Kasus Nikah Dini Tahun 2025 di Kampar

9 Januari 2026
KamparRiau

90 Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur di Kampar

8 Januari 2026
KamparRiau

LBH CLPK Akan Siap Dampingi Warga Laporkan Kaur Desa Indra Sakti

8 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?