By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon Selatan Ditembak Israel
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon Selatan Ditembak Israel

By Redaksi Published 16 November 2025
Share
2 Min Read
Photo ilustrasi
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com — Tentara Israel dikabarkan menembaki Pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon atau UNIFIL di daerah selatan Lebanon. Kejadian itu dilaporkan oleh AFP. Tentara Israel melakukan serangan dari sebuah tank.

“Pagi ini, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menembaki pasukan penjaga perdamaian UNIFIL dari sebuah tank Merkava dari dekat posisi yang didirikan Israel di teritori Lebanon,” kata UNIFIL melalui keterangan yang dilansir AFP, Minggu (16/11/2025) dan dikutip dari CNN Indonesia.

Beberapa waktu lalu, UNIFIL baru saja mengungkap laporan soal pergerakan Israel di perbatasan Lebanon. Mereka menyebut Israel membangun tembok beton berbentuk T di perbatasan Lebanon.

Bahkan, UNIFIL menyebut tembok itu menerobos Garis Biru yang ditetapkan PBB. Mereka meminta Israel menghormati kedaulatan dan integritas negara Lebanon.

“Sebuah tembok beton berbentuk T didirikan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di barat daya Yaroun. Survei memastikan tembok itu merintangi Garis Biru, membuat 4.000 meter persegi teritori Lebanon tidak bisa diakses oleh warga Lebanon,” kata UNIFIL, dilansir AFP, Jumat (14/11).

“Pada November para penjaga perdamaian mengobservasi pembangunan tembok berbentuk T di area tersebut. Survei mengonfirmasi bagian dinding di tenggara Yaroun juga merintangi Garis Biru,” kata UNIFIL.

Israel membantah pernyataan UNIFIL. Mereka mengklaim tembok itu bentuk pertahanan fisik sejak perang 2022. “Harus ditekankan tembok itu tidak menerobos Garis Biru,” ucap IDF. (dhf/red)

Redaksi 16 November 2025 16 November 2025
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Longsor Cilacap, 11 Tewas dan 10 Orang Hilang
Next Article Ayah dan Kakak Siswa Pelaku Ledakan di SMAN 72 Diperiksa Pekan Ini
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Tokoh

1 Februari 2026
Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?