By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Qatar : Serangan di Doha Upaya Israel Gagalkan Gencatan Senjata
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Qatar : Serangan di Doha Upaya Israel Gagalkan Gencatan Senjata

By Redaksi Published 16 September 2025
Share
3 Min Read
Lokasi serangan Israel di Qatar
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com — Emir Qatar menuduh Israel mencoba menggagalkan upaya gencatan senjata di Gaza, Palestina, melalui serangan terhadap pejabat Hamas di Doha.

Pernyataan itu disampaikan saat para pemimpin Arab dan Muslim menggelar pertemuan darurat pada Senin (15/9/2025).

KTT gabungan Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) itu diselenggarakan atas inisiatif Qatar guna meningkatkan tekanan terhadap Israel, yang menghadapi desakan global untuk mengakhiri perang dan krisis kemanusiaan di Gaza.

Hamas menyatakan sejumlah pejabat senior mereka selamat dari serangan udara pekan lalu di Doha, yang menewaskan enam orang dan memicu gelombang kecaman, termasuk dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Qatar selama ini menjadi mediator utama dalam perundingan penghentian perang di Gaza, bersama Mesir dan Amerika Serikat. Serangan Israel terjadi saat delegasi Hamas sedang membahas proposal baru dari AS.

“Siapa pun yang secara sistematis berusaha membunuh pihak yang sedang diajak bernegosiasi, jelas berniat menggagalkan proses negosiasi,” kata Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, dalam pidato pembukaannya, melansir AFP, Senin (15/9/2025) dan dikutip dari CNN Indonesia.

“Negosiasi bagi mereka hanyalah bagian dari perang,” tambahnya. Ia juga menuding Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bermimpi mengubah kawasan Arab menjadi zona pengaruh Israel, yang menurutnya adalah ilusi berbahaya.

Israel bersama sekutunya, Amerika Serikat, selama ini berupaya memperluas cakupan Kesepakatan Abraham yang pada 2020 menjalin hubungan diplomatik dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Maroko.

Pertemuan di Doha berlangsung saat Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi Israel untuk menunjukkan dukungan penuh Washington. Ia dijadwalkan tiba di Qatar pada Selasa (16/9).

Sehari sebelumnya, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, dalam pertemuan persiapan mengatakan bahwa sudah saatnya komunitas internasional berhenti menggunakan standar ganda dan menghukum Israel atas semua kejahatan yang telah dilakukannya.

Dalam draf pernyataan bersama, sekitar 60 negara peserta KTT juga menekankan pentingnya keamanan kolektif dan perlunya keselarasan dalam menghadapi tantangan dan ancaman bersama.

Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Raja Yordania Abdullah II dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif juga hadir.

Pertemuan luar biasa Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) yang beranggotakan enam negara juga dilaksanakan di Doha pada hari yang sama, menurut media pemerintah Arab Saudi.

Aziz Algashian, peneliti hubungan internasional di Timur Tengah yang berbasis di Arab Saudi, mengatakan banyak pihak kini menantikan aksi nyata, bukan sekadar pernyataan.

“Kita sudah kehabisan retorika. Kini tinggal menunggu tindakan nyata, dan kita akan lihat seperti apa bentuknya,” katanya. (dmi/dmi/red)

Redaksi 16 September 2025 16 September 2025
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Penggugat Gibran Tantang Jokowi Tunjukkan Orang yang Back Up
Next Article Pakar HAM PBB : Israel Lakukan Genosida di Gaza Palestina
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Tokoh

1 Februari 2026
Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?