By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: RI Kuasai 63% Total Produksi Nikel Dunia
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

RI Kuasai 63% Total Produksi Nikel Dunia

By Redaksi Published 28 Juli 2025
Share
3 Min Read
Photo ilustrasi biji Nikel
SHARE

6JAKARTA, Juangsumatera.com – Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) mengungkapkan bahwa Indonesia kini menguasai pasar nikel dunia. Bukan tanpa sebab, APNI mencatat produksi nikel dunia dari Indonesia mendominasi hingga 63%.

Sekretaris Jenderal APNI Meidy Katrin Lengkey mengatakan, bahkan sejak tahun 2022 Indonesia sudah memasok hingga 50% produksi nikel dunia dan jumlah ini terus meningkat setiap tahunnya. Hingga saat ini Indonesia memasok nikel dunia hingga 63%.

“Secara keseluruhan Indonesia sudah menguasai 63% dari total produksi dunia,” jelasnya kepada CNBC Indonesia dalam program Mining Zone, dikutip Senin (28/7/2025).

Namun, tingginya produksi nikel di Indonesia, lanjut Meidy, berdampak pada berlebihnya pasokan nikel dunia. Pasokan ini lebih banyak dibandingkan dengan permintaan pasar.

Dalam catatannya, sejak tahun 2022 lalu, Indonesia menyumbang kelebihan pasokan nikel dunia sebesar 50%, lalu 31% pada 2023, dan 16% pada 2024.

“Dan tahun 2022 kita sudah overpass 50% dari total produksi dunia ada di Indonesia, itu di tahun 2022. Bahkan di 2023 pun kita masih over 31%, year on year, ya, untuk nikel produksi Indonesia. Tahun kemarin 2024 kita over lagi 16%, untuk produksi global dunia,” paparnya.

Kelebihan pasokan tersebut, membuat harga nikel dunia anjlok, terutama pada 2023-2024. Salah satu ‘aktor’ utama dari turunnya harga nikel dunia, kata Meidy, karena produksi berlebih dari Indonesia.

“Kenapa harga semakin menurun? Salah satunya penyebabnya juga dari Indonesia. Ya, karena tadi, di tahun 2023 sampai 2024, kelebihan total produksi dunia itu ada 500 ribu dibandingkan dengan demand dunia. Disumbang dari mana? Dari Indonesia. Itu mempengaruhi harga,” imbuhnya.

Meski harga nikel dunia turun tapi industri nikel di Tanah Air masih bisa hidup dan bertahan karena industri nikel di Indonesia masih berbiaya rendah. Hal ini ditunjang oleh pertambangan nikel yang masih di atas lahan terbuka, belum sampai tambang bawah tanah yang memakan biaya tinggi dan lebih rumit.

“Tapi kesuksesan luar biasa untuk nikel downstream (nikel di Indonesia) itu terlalu instan mungkin, ya. Kalau kita bandingkan, saya sudah berkunjung ke beberapa tambang nikel di beberapa negara lain ya, seperti di Rusia, yang underground, kemudian di Kanada juga, di Sudbury, kemudian di Brasil,” katanya.
(wia/red)

Redaksi 28 Juli 2025 28 Juli 2025
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Laut Merah Kembali Memanas, Houthi Mengancam Menyerang Semua Kapal
Next Article KPK Usut Aliran Duit Korupsi Pengadaan Iklan Bank BJB
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Tokoh

1 Februari 2026
Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?