By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Otorita IKN Usul Tambahan Anggaran Rp 16 T Untuk Pembangunan Tahap 2
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Otorita IKN Usul Tambahan Anggaran Rp 16 T Untuk Pembangunan Tahap 2

By Redaksi Published 8 Juli 2025
Share
4 Min Read
Kondisi IKN
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengusulkan tambahan anggaran untuk pembangunan IKN pada 2026 sebesar Rp 16 triliun. Basuki mengatakan pagu indikatif Otorita IKN pada 2026 sebesar Rp 5,05 triliun.

Pagu anggaran tersebut, dialokasikan untuk belanja pegawai senilai Rp 423 miliar, yang digunakan atau lain untuk membayar gaji dan tunjangan melekat bagi ASN otorita IKN, termasuk gaji dan tunjangan untuk 574 CPNS yang baru.

Sekarang sudah ada di IKN semuanya, sehingga total pegawai otorita saat ini adalah 1.170 orang dan keseluruhannya ada di IKN,” kata Basuki dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/7/2025) dikutip dari detiknews.

“Selain belanja pegawai, pagu tersebut digunakan pula untuk belanja operasional, menunjang tugas dan fungsi unit organisasi senilai Rp 138 miliar dan belanja non operasional senilai Rp 4,48 triliun, yang sebagian besar diperuntukkan untuk pembangunan konstruksi fisik lanjutan yang dilaksanakan oleh otorita IKN pada tahun 2025 ini,” sambungnya.

Basuki mengatakan pada 2025, pihaknya bersama Kementerian PU akan menyelesaikan pembangunan jalan tol, Istana Wapres hingga Masjid Negara. Sedangkan, kata dia, Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman akan menyelesaikan hunian-hunian yang saat ini sudah fine-tuning sepanjang 47 tower.

“Sedangkan otorita melaksanakan yang benar-benar baru dan memulai dengan lelang. Jadi yang baru lelang dilaksanakan sepenuhnya oleh otorita IKN, dan kami sudah melaksanakannya dan sekarang sudah dilaksanakan di lapangan berupa jalan di kawasan KIPP 1A, 1B, dan 1C,” ujarnya.

Selain itu, pembangunan hunian yudikatif dan legislatif pun akan dimulai kembali. Basuki mengatakan pihaknya juga akan melanjutkan pembangunan akses jalan untuk mendukung investasi.

“Pada tahun 2025 ini, otorita IKN akan memulai lagi mempersiapkan pembangunan perkantoran dan hunian legislatif dan yudikatif serta ekosistemnya, dan juga melanjutkan akses-akses jalan di BP1 menuju BP2 dan BP3 untuk mendukung iklim investasi IKN. Jadi ini terutama untuk melayani para investor yang akan membangun di sana,” paparnya.

Basuki menyebut untuk membangun IKN tahap dua sampai 2028, dibutuhkan anggaran sebesar Rp 48,8 triliun. Oleh karena itu, dia mengusulkan tambahan anggaran untuk 2026 sebesar Rp 16,13 triliun.

“Kebutuhan anggaran otorita IKN sampai dengan tahun 2028 yang sudah disetujui Bapak Presiden, sudah lama di sejak Januari, itu adalah Rp48,8 triliun untuk membangun IKN tahap kedua yang tadi kami sampaikan sudah dimulai pada 2025 ini, yaitu membangun perkantoran dan hunian legislatif dan yudikatif termasuk ekosistemnya,” tuturnya.

Mulanya, kata dia, pada 2025 dibutuhkan anggaran sebesar Rp 14,4 triliun. Kemudian anggaran 2025 yang telah tersedia sebesar Rp 6,3 triliun pada 9 November 2024, sehingga dibutuhkan tambahan lagi Rp 8,1 triliun.

“Otorita IKN telah menyampaikan penyesuaian usulan tambahan anggaran tahun 2025 tadi dari Rp 8,1 triliun menjadi Rp 4 triliun,” ujarnya.

“Dengan adanya penyesuaian tersebut, maka Otorita IKN mengajukan tambahan anggaran tahun 2026 dari Rp 5,05 triliun, mengusulkan tambahan Rp 16,13 triliun yang telah pula kami sampaikan kepada Ibu Menteri Keuangan,” imbuh dia. (amw/eva/red)

Redaksi 8 Juli 2025 8 Juli 2025
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Kejagung Kembali Panggil Nadiem Terkait Korupsi Laptop
Next Article Jaksa Agung : Penegakan Hukum Harus Setara dan Tidak Tebang Pilih
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Tokoh

1 Februari 2026
Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?