By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Respons Hamas, Terkait Israel Siap Gencatan Senjata 60 Hari di Gaza
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Respons Hamas, Terkait Israel Siap Gencatan Senjata 60 Hari di Gaza

By Redaksi Published 3 Juli 2025
Share
3 Min Read
Pasukan Hamas
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Ketegangan di Jalur Gaza terus membayangi meski muncul sinyal diplomatik baru. Hamas menyatakan tengah mempelajari proposal gencatan senjata baru yang diajukan oleh para mediator internasional.

Namun, Hamas menegaskan bahwa mereka hanya akan menyetujui kesepakatan yang benar-benar mengakhiri perang dan memastikan penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah tersebut.

“Gerakan perlawanan telah menerima usulan dari para mediator dan saat ini tengah mengadakan pembicaraan untuk menjembatani perbedaan agar dapat kembali ke meja perundingan dan mencoba mencapai kesepakatan gencatan senjata,” kata Hamas dalam pernyataannya, dilansir Al Jazeera, Kamis (3/7/2025) dan dikutip dari CNBC Indonesia.

“Kami bertujuan mencapai kesepakatan yang mengakhiri perang di Gaza dan memastikan penarikan pasukan pendudukan dari wilayah tersebut,” terang Hamas

Pernyataan para Rabu itu muncul sehari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa Israel telah menyetujui proposal gencatan senjata selama 60 hari dan menyerukan kepada Hamas agar menerima tawaran tersebut sebelum situasi semakin memburuk.

Trump, yang makin aktif menekan kedua pihak untuk menyepakati gencatan senjata dan pembebasan sandera Israel yang ditahan di Gaza, menyebut bahwa periode 60 hari itu akan dimanfaatkan untuk merintis pengakhiran konflik.

Namun, harapan itu segera diuji. Hamas dalam pernyataannya kembali menegaskan bahwa mereka hanya akan mempertimbangkan kesepakatan yang benar-benar mengakhiri perang, bukan sekadar jeda sementara, menimbulkan pertanyaan apakah proposal terbaru ini bisa benar-benar menghasilkan penghentian kekerasan di lapangan.

Hanya beberapa saat setelah Hamas mengeluarkan pernyataannya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merespons tegas. “Tidak akan ada Hamas di Gaza pasca perang,” ujarnya.

Sikap keras Israel juga diperkuat dengan ancaman eskalasi militer. Menurut laporan media AS Axios, para pejabat Israel memperingatkan bahwa militer mereka akan meningkatkan operasi jika proses negosiasi tidak menunjukkan kemajuan.

Seorang pejabat senior Israel yang dikutip Axios menyatakan, kami akan lakukan terhadap Kota Gaza dan kamp-kamp pengungsi di tengah seperti yang kami lakukan terhadap Rafah. Semuanya akan menjadi debu. Ini bukan opsi yang kami inginkan, tapi jika tidak ada pergerakan menuju kesepakatan sandera, kami tidak punya pilihan lain.

Meski demikian, beberapa suara dari dalam kabinet Israel menunjukkan dukungan terhadap inisiatif yang didukung AS. Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar menekankan bahwa setiap peluang untuk membebaskan para sandera yang ditahan di Gaza tidak boleh dilewatkan.

“Ada banyak dukungan, baik dari dalam kabinet maupun dari masyarakat umum, terhadap proposal ini,” ujar Saar.

Namun, tidak semua menteri Israel sepakat. Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich belum menyatakan dukungan terhadap usulan tersebut secara terbuka. (luc/luc/red)

Redaksi 3 Juli 2025 3 Juli 2025
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Roy Suryo Dipanggil Polda Metro Hari ini, Terkait Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Next Article Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza Dibunuh Bersama Keluarganya Oleh Israel
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Tokoh

1 Februari 2026
Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?